Agen Judi, Agen Bola, Agen Casino, Agen Poker, Agen Togel
0

Beribu cara Otto Hasibuan bela Jessica hingga rela dihukum mati

Gopoker77 – Sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso akan memasuki babak akhir. Pekan depan, majelis hakim akan membacakan vonis untuk terdakwa Jessica Kumala Wongso.

Sidang ini sudah berjalan hampir empat bulan lamanya, terhitung sejak 15 Juni lalu. Puluhan saksi baik dari pihak jaksa penuntut umum (JPU) maupun kuasa hukum Jessica sudah dihadirkan dan memberikan kesaksiannya.

beribu-cara-otto-hasibuan-bela-jessica-hingga-rela-dihukum-mati

Selama itu pula pengacara senior, Otto Hasibuan, mendampingi Jessica di sidang. Bahkan, dia ditunjuk sebagai ketua tim kuasa hukum Jessica.

Saat kasus bergulir sebenarnya Otto belum terlihat mendampingi Jessica. Otto tak pernah terlihat bolak balik ke Mapolda Metro Jaya. Otto diketahui sebagai bagian dari tim kuasa hukum Jessica saat persidangan perdana dimulai.

Sekian banyak sidang yang sudah digelar, Otto sangat yakin kliennya tidak bersalah. Jessica, katanya, bukanlah orang yang menaruh racun sianida di es kopi Vietnam yang diseruput Mirna. Usai menyeruput kopi itu, beberapa menit kemudian Mirna langsung kejang-kejang dan kolaps.

Di persidangan duplik kemarin, Otto kembali menegaskan Jessica bukan pembunuh Mirna. Semua bukti dan saksi yang dihadirkan di muka sidang, tak ada satu pun yang meyakinkan Jessica punya niat jahat pada Mirna. Saking yakinnya, Otto sampai siap dihukum mati untuk Jessica.

“Kalau saya yakin betul dia (Jessica) tidak bersalah. Karena fakta-faktanya mendukung (Jessica tak bersalah). Saya katakan dari 10 orang ahli yang dibawa presiden dan satu orang saja beda dengan (ahli) kami, saya rela dihukum mati itu yang saya katakan,” ungkap Otto di persidangan kemarin pada Jumat (21/10) kemarin.

Otto menegaskan, dirinya pernah dijanjikan apapun dengan membela Jessica dalam kasus ini. Dia menceritakan, semula dirinya justru sempat ragu akan benar-benar ingin menjadi kuasa hukum wanita berambut panjang itu.

“Kami menanya dengan cara-cara kami sendiri, karena terus terang Yang Mulia, dari kasus yang saya tangani, dalam perjalanannya saya juga masih belum yakin betul,” curhat Otto di depan majelis hakim.

Di tengah keraguan itu, Otto berdoa. Hingga kemudian dia yakin akan benar-benar siap mengawal kasus ini dan membela Jessica demi keadilan.

“Pada akhirnya, dalam perjalanannya, setelah menemukan bukti-bukti persidangan, saya yakin bahwa bukan orang ini (Jessica) pelakunya,” tambahnya.

Tak hanya sempat disinggahi keraguan, Otto juga menceritakan bagaimana ayah Mirna, Darmawan Salihin, sempat merayunya berhenti menjadi kuasa hukum Jessica. Namun dia tetap pada pendiriannya karena yakin tuduhan pada Jessica sebagai pembunuhan tak beralasan.

“Kami turut berduka cita dan saya mohon maaf karena tidak dapat memenuhi permintaan saudara untuk mundur sebagai kuasa hukum Jessica. Berkali-kali minta saya mundur dari kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, jawaban saya pasti tidak. Perintah tersebut tidak mungkin saya penuhi dan itu membuat Pak Darmawan marah dan sering berkata tidak baik lewat televisi dan cenderung berbuat fitnah, dan sering menyebut nama saya jadi Otong dan menilai saya mau membela Jessica karena uang,” tutur Otto.

“Untuk Dermawan, meski sudah menjelekkan, saya tidak menjadi tinggi karena dipuji dan tidak menjadi rendah karena dihina, saya tinggi karena perbuatan dan rendah karena perbuatan,” sindir Otto.

Kini, Otto hanya berharap hakim dapat membuka mata melihat kasus ini secara jernih. Sebab, katanya, tak ada satupun bukti menunjukkan Jessica sebagai pembunuh Mirna. Dia berharap ada keadilan untuk Jessica.

“Meyakinkan hakim itu berdasarkan alat-alat bukti karena hakim orang pintar juga. Kita tidak bisa kelabui hakim. Dia lebih pintar dari kita, tetapi dengan penuh kejujuran, hanya mencoba memberikan menggali beberapa hal yang mungkin bisa membantu hakim dalam meluruskan perkara ini dengan sebaik-baiknya,” sambungnya.

“Izinkan kami, memohon atas nama terdakwa, agar Yang Mulia bisa menimbang dengan baik untuk membebaskan terdakwa dari tuntutan. Dia (Jessica) tidak bersalah,” kata Otto merendah.

Tak hanya kepada majelis hakim, Otto juga berharap Presiden Joko Widodo memanfaatkan kasus ini untuk menunjukkan reformasi penegakan hukum di Indonesia.

“Pak Presiden, kami mohon juga untuk mengusulkan, jadikanlah kasus ini sebagai momentum untuk melakukan reformasi hukum. Agar untuk tidak mencari siapa pihak yang bersalah. Mari kita perbaiki apa yang kurang dan tidak sempurna,” kata Otto mengakhiri persidangan kemarin.

 

Support By Gopoker77.com :

  1. Poker Online Terpercaya
  2. Poker Teraman
  3. Poker Indonesia
  4. Poker Uang Asli
  5. Domino QQ teraman
  6. Capsa Susun
  7. Bandar Q
  8. Bandar Keliling
  9. Judi Uang Asli
  10. Cara Bermain Poker
  11. Cara bermain Domino QQ
  12. Cara Bermain Capsa Susun
  13. Trik Jitu Poker
  14. Trik Menang Poker Online
  15. Trik Baca Kartu Lawan

Incoming search terms:

  • capsa susun tidak dapat terhubung ke server
Agen Judi, Agen Bola, Agen Casino, Agen Poker, Agen Togel

GoPoker77

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.